Mirip dengan Istana Terlarang di Beijing, kota Shenzhen memiliki sebuah kota tua, yang memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan Cina. Kota tua tersebut kini dihuni oleh lebih dari 29.000 jiwa, dengan luas area sekitar 49.000 meter persegi. Nama kota kecil tersebut adalah Nantou (Xin’an). Dulu, kota Nantou merupakan pusat administrasi pada masa Dinasti Jin tahun 317 hingga 420 Masehi. Bahkan pada masa Dinasti Ming, kota Nantou dijadikan benteng pertahanan, dengan menampung lebih dari 1000 pasukan tentara yang menjaga benteng tersebut. Kota Nantou memiliki lokasi yang sangat strategis, yaitu berada di perbatasan Distrik Nanshan dan Bao’an, sehingga kota ini ramai dengan lalu lalang orang-orang yang akan pergi ke kedua Distrik tersebut.

Seiring berjalannya waktu, kot kecil ini terus mengalami perubahan. Lepas dari jaman Dinasti, saat jaman perang Opium, tempat ini juga menjadi incaran para penjajah karena lokasinya yang strategis. Kota ini pernah dikuasai oleh militer kerajaan Inggris, namun tak berapa lama, pemerintah Cina dapat merebutnya kembali. Setelah Republik Rakyat Cina merdeka, kota kecil di Shenzhen ini mengalami perubahan drastis. Perlahan-lahan masyarakat mulai memanfaatkan tempat yang strategis ini untuk melakukan kegiatan perdagangan. Di sisi-sisi jalan mulai didirikan toko-toko makanan dan tempat menjual kebutuhan sehari-hari. Beberapa tahun kemudian, kota ini mulai ramai dengan aktivitas perdagangan, hingga menarik wisatawan untuk mengunjunginya.

Kini, kota ini menjadi kota sejarah yang hampir terlupakan oleh masyarakat yang menghuni kota Nantou sendiri. Namun, bangunan-bangunan bersejarah yang ada di kota Nantou tetap dirawat dan dijaga oleh masyarakat setempat, sebagai bukti bahwa kota tersebut dulunya memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan Cina. Bangunan-bangunan yang tersisa hingga kini antara lain sebuah terowongan di salah satu jalan di kota ini. Terowongan tersebut dibangun dengan menggunakan batu bata yang disusun secara rapi. Walaupun sudah berusia sangat tua, dan batu bata yang membangunnya sudah berlumut, namun terowongan tersebut terlihat masih kokoh. Selain terowongan, terdapat rumah-rumah khas dengan desain seperti rumah-rumah yang ada jaman kerajaan dulu.

Kawasan pertokoan di kota ini kini ramai dengan wisatawan. Tak hanya toko yang menjual bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari yang ada di sini, namun juga toko yang menjual pernak-pernik khas cina seperti kerajinan dari batu giok, guci, kalung, gelang, dan suvenir lainnya. Kota Nantou ini selain memiliki peran yang penting dalam sejarah Cina, kini juga memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi di Cina, karena telah berubah menjadi kota objek wisata, yang mampu mendatangkan wisatawan dari mancanegara. Sangat menyenangkan berjalan-jalan mengelilingi kota ini, selain dapat menambah wawasan mengenai sejarah perkembangan Cina, anda juga dapat melihat-lihat toko-toko yang menjual suvenir khas Cina yang menarik.

Cara menuju lokasi : naik bus nomor 42, 78, 201, 204, dan 226. Jangan lupa untuk mampir melihat pesona keindahan taman-taman yang ada di kota Shenzhen saat anda berwisata ke Shenzhen. Jika anda ingin menginap di sekitar Nantou, tersedia penginapan yang dapat anda tempati : Vienna Hotel Guowang BranchGuest Hyatt Hotel.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian, Namun demikian pemeliharaan website ini tidaklah murah, maka apabila Anda memesan hotel silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • batu giok asli china zaman dinasti ming

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,