Sebagai kota yang pernah menjadi koloni Portus, Makau menyimpan kekayaan desain atau arsitektur bangunan yang memeson. Salah satunya bisa terlihat di gereja-gereja kuno yang menampilkan perpaduan motif dekorasi Portugis dan Cina. Ke-6 gaya arsitektur gereja ini layak untuk menjadi objek photo hunting.

1.    Ruins of St. Paul Church

Fasad depan gereja St. Paul menampilkan ukiran yang berkaitan dengan kisah gereja Katolik di Asia lengkap dengan beberapa gambar naga dan kapal berlayar. Tidak itu saja, ukiran-ukiran dan ornamen Ruins of St. Paul’s Church juga menunjukkan campur tangan budaya China dalam pembangunanya. Reruntuhan gereja ini diperindah dengan 66 anak tangga yang mengarah ke pintu utama. Dilihat dari kejauhan, gereja ini tampak anggun dan megah. Sejak tahun 2005, Ruins of St. Paul’s Church menjadi situs warisan dunia UNESCO, itu sebabnya bangunan tua ini benar-benar dipelihara oleh otoritas setempat. Jika Anda melewati hingga bagian belakang reruntuhan, Anda akan melihat tiang penyangga dari beton dan baja yang digunakan untuk menopang bangunan. Tangga baja inilah yang memungkinkan wisatawan untuk naik ke reruntuhan gereja bagian atas dari belakang. Read more

2.    St. Antony’s Church

Bangunan gereja St. Antony terdiri dari dua lantai dengan fasad bergaya neo-klasik yang sederhana. Atapnya juga bergaya klasik dengan beberapa detail hiasan. Bagian depan gereja didesain asimetris yakni dengan ketinggian yang berbeda. Bangunan utamanya lebih rendah daripada menara yang ada di sampingnya. Desain jendelanya yang berwarna hijau, selain untuk tempat keluar masuknya udara juga memiliki fungsi dekoratif. Jendela dibuat agak renggang berbeda dengan 3 pintunya yang lebih solid. Bangunannya yang artistik membuat gereja St. Antony layak menjadi objek foto Anda. Walaupun dari depan tampak sederhana namun kesan tua dan kunonya cukup menarik. Read more

3. St. Augustine Church

Fasad depan gereja St. Agustine pada awalnya bergaya baroque, kemudian direnovasi pada tahun 1814 sehingga berubah menjadi lebih neo-klasik. Pintu utama diapit oleh dua buah kerangka gerbang berwarna putih. Semua jendela diberi detail ukiran yang menegaskan gaya klasiknya. Sama seperti gereja lain di Makau, ujung paling atas bangunan gereja berbentuk segitiga dengan salib dibagian atasnya. Dibagian tengah segitiga tersebut terdapat pantung Bunda Maria. Interior dalam gereja dipenuhi dengan rangka-rangka tinggi dan besar yang membentuk semacam pintu yang atasnya berbentuk setengah bundar. Langit-langitnya cukup tinggi sehingga memberikan kesan yang luas. Atapnya berwarna putih dengan garis hijau dibagian tepinya. Yang menarik adalah kawasan di luar gereja dipercantik dengan beberapa lampu kuno dan dan pot-pot yang menggantung. Pot dan lampu berwarna hijau serasi dengan ornamen gereja yang beberapa diantaranya juga berwarna sama. Read more

4.    St. Lawrence’s Church

Dengan gaya neo-klasik, fasad utama gereja St. Lawrence yang terletak di Rua de S. Lourenco ini dibagi menjadi 3 bagian dengan pusat diapit oleh dua menara persegi, masing-masing berukuran 21 meter. Di salah satu menara terdapat jam yang digunakan sebagai penunjuk waktu. Satu dari dua menara tersebut pernah menjadi penjara bagi para rohaniawan. Bagian sentral fasad, dilengkapi dengan salib dan simbol “Mary” yang terdiri dari huruf “A” dan “M”. Secara umum bentuk, lantai gereja ini membentuk salib dengan ukuran 37 meter x 29 meter. nterior gereja dipercantik dengan atap kayu berwana turquoise dengan sinar putih dan emas. Rangka bangunan membentuk lingkaran oval yang menambah megahnya bangunan ini. Tempat-tempat lilin sengaja digantung agak rendah. Tempat lilin bergaya klasik ini menambah nuansa elok gereja. Read more

5.    St. Joseph’s Church

Seperti gereja-gereja tua pada umumnya, langit-langit gedung St. Joseph’s Church dibangun dengan sangat tinggi berornamen klasik. Bentuk langit kubah yang bundar dengan hiasan turut memperindah bangunan kuno ini. Tata lampu dan penerangan gereja juga menambah dramatis interior tempat ibadah yang menjadi jujugan destinasi wisata religi turis domestik dan macanegara ini. Bangunan megah Gereja St. Joseph ini tidak hanya dimanfaatkan para jemaah untuk beribadah namun juga sering menjadi tempat diadakannya konser untuk Festival Musik Internasional tahunan. Read more

6.    St. Dominics’s Church

Gereja St. Dominic merupakan salah satu gereja yang paling menakjubkan di Macau. Bangunan berwarna kuning ini menjadi primadona di kawasan Senado Square tepatnya di Largo de Sao Domingos. Gereja dengan gaya Philipina itu dihiasi dengan desain-desain detail yang indah. Halaman depannya berupa batu berwarna krem dengan stucco mouldings putih dan jendela berbingkai hijau. Altarnya dihiasi patung perawan dan anak berwarna krem dan putih serta sebuah lukisan Kristus. Di berbagai sudut gereja kita akan melihat gambar-gambar dan simbol suci nan indah yang diukir. Interior gereja cenderung mengkombinasikan dua gaya Portugis dan Spanyol. Read more

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • bangunan gereja
  • fasade gereja minimalis
  • gambar menara gereja minimalis
  • gambar unik gereja sederhana

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,