Tidak banyak gereja yang menyimpan sejarah kelam. Namun, Gereja St. Dominic’s justru berbeda. Tempat ibadah yang berada di tengah-tengah kawasan Senado Square ini menyimpan cerita yang dramatis. Pada tahun 1644, seorang perwira bersenjata yang memihak Spanyol melawan Portugis dibunuh di altar saat berlangsung misa. Pada tahun 1707, kaum Dominikan mendukung Paus menentang Uskup Macau. Setelah prajurit setempat mencoba memberikan perintah pengeluaran kepada mereka, para imam mengunci diri di dalam gereja selama 3 hari dan memborbadir tentara dengan batu. Di tahun 1834, oleh pemerintah gereja digunakan sebagai barak militer. Cerita inilah yang membuat Gereja St. Dominic’s banyak dikunjungi wisatawan terutama yang berasal dari luar negeri. Terlebih, Leal Senado Plaza yang merupakan titik paling ramai di Makau. Tak heran jika Gereja St. Dominic’s menjadi ikon alias landmark kawasan ini.

Gereja St. Dominic merupakan salah satu gereja yang paling menakjubkan di Macau. Bangunan berwarna kuning ini menjadi primadona di kawasan Senado Square tepatnya di Largo de Sao Domingos, Makau. Gereja dengan gaya Philipina itu dihiasi dengan desain-desain detail yang indah. Halaman depannya berupa batu berwarna krem dengan stucco mouldings putih dan jendela berbingkai hijau. Altarnya dihiasi patung perawan dan anak berwarna krem dan putih serta sebuah lukisan Kristus. Di berbagai sudut gereja kita akan melihat gambar-gambar dan simbol suci nan indah yang diukir. Interior gereja cenderung mengkombinasikan dua gaya Portugis dan Spanyol. Gereja ini diisi dengan kursi kayu yang ditata berjajar menghadap altar. Kursi ini menambahkan nuansa kuno karena mengadopsi model kursi gereja yang tidak banyak ornamennya. Pada waktu-waktu tertentu, para jemaat Gereja St. Dominic’s memenuhi gereja untuk melakukan ibadah.  Pada saat malam, gereja ini sangat indah. Dilihat dari kejauhan, kemegahan gereja ini tampak karena beberapa lampu di sudut luar gereja dinyalakan.

Sementara itu, St. Dominic adalah pendiri Order of Preachers yang biasa dikenal dengan The Dominican Order. Ia lahir pada tahun 1170 di Calaroga dan meninggal pada 6 Agustus 1221. St. Dominic dilahirkan dari pasangan Felix Guzman dan Joanna yang merupakan kaum bangsawan Spanyol saat itu.

Gereja St. Dominic’s direnovasi pada tahun 1997 dan dibuka untuk umum bersama dengan museum. Museum yang berada di lantai 1, 2 dan 3 ini menampilkan lukisan, ornamen dan patung-patung yang menggambarkan sejarah Katolik Roma di Asia. Kini Gereja St. Dominic’s menjadi bagian dari situs warisan dunia versi UNESCO. Gereja ini juga merupakan salah satu tempat pertunjukan Macau International Music Festival (MIMF) yang diadakan setiap tahun. Festival ini menampilkan opera, teater musikal, simfoni, paduan suara dan pertunjukan musik di genre kontemporer seperti pop, fusion dan jazz. Festival ini juga berusaha mempertemukan musisi dan aliran musik dari barat dan timur. Terlihat dari para performernya yang datang dari Jerman, Austria, Portugal, Inggris, Italia, Hungaria, Lithuania, Rusia, Amerika Serikat, Hongkong dan lain-lain.

Untuk mencapai tempat ini Anda bisa menaiki bus nomor 3, 3A, 10, 10A, 11, 18, 19, 21A, 26A, dan 33 dengan tujuan Avenida de Almeida Riberio. Selain Gereja St. Dominic’s, Makau masih menyimpan beberapa tempat ibadah lain dengan bangunan kuno yang menarik. Seperti Ruins of St. Paul’s Church, Chapel of Our Lady Guia serta Chapel of Our Lady of Penha. Selama berwisata ke Makau, Anda bisa menginap di The Victoria Hotel, Hotel Lan Kwai Fong Macau, dan East Asia Hotel.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.


Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,