Luas wilayah Makau atau Daerah Administratif Khusus Makau hanya 29,7 km persegi. Dengan pembagian, kawasan Semenanjung Makau seluas 9,3 km persegi dan terhubung dengan daratan China. Lalu pulau Taipa dengan luas 6,8 km persegi dan Coloane dengan luas 7,6 persegi serta area reklamasi Cotai 6 km persegi. Bandingkan dengan DKI Jakarta yang mempunyai  luas daratan 661,52 km persegi serta lautannya seluas 6.977,5 km persegi.

Walaupun sangat kecil namun bukan berarti kota ini tanpa pesona. Makau menyimpan peninggalan budaya hasil dari pertukaran budaya barat dan Cina selama lebih dari 400 tahun. Yang paling utama adalah warisan arsitekturnya yang merupakan perpaduan antara gaya Eropa dan tradisional Cina. Setidaknya ada 20 peninggalan budaya atau yang lebih dikenal dengan istilah historic centre of Macau yang hingga kini menjadi destinasi wisata para pelancong. Oya, kesemua bangunan tersebut menjadi penghuni daftar warisan dunia versi UNESCO sejak 15 Juli 2005.

Di ujung barat daya Semenanjung Makau ada A-Ma Temple yang menghadap Barra Square dan tepi laut. Di sekitar A-Ma Temple terdapat Moorish Barracks yang terletak di Barra Street. Tak jauh dari tempat ini adalah Lilau Square yang merupakan distrik pemukiman pertama para warga Portugis di Makau. Ada di sekitar kompleks ini adalah Mandarin’s House. Barra Street terhubung ke Padre Antonio Street dan Lourenco dimana berdiri sebuah gereja bernama St. Lawrence Church. Di belakang gereja ini terdapat Gereja dan Seminari St. Joseph’s.

Berjalan di Prata Street kita akan melihat St. Augustine’s Church, Perpustakaan Sir Robert Ho Tung dan Dom Pedro V Theatre. Begerak turun ke Almeida Riberio Avenue, kita akan mengarah ke Senado Square. Kawasan mirip alun-alun itu terletak di salah satu ujung Leal Senado. Tak jauh dari Leal Senado kita bisa melihat Kuil Sam Kai Vui Kun.  Melewati sebuah jalan disamping Holy House of Mercy, kita akan sampai di katedral yang mempunyai bangunan indah dan megah.

Beralih ke St. Dominics Square, kita akan melewati Lou Kau Mansion dan Gereja St. Dominic’s yang berada di persimpangan Senado dan Dominics Square. Jika kita beralih ke Palha Street, itu artinya kita sedang mengarah ke salah satu ikon wisata Makau yakni Ruins of St. Paul’s Church. Di belakang bagian reruntuhan gereja ini ada miniatur dari kuil Na Tcha. Berjalan lebih jauh dari kawasan ini perjalanan kita akan berakhir di Gereja St. Antony, Casa Garden dan pemakaman Protestan. Tak jauh dari sini, Anda akan melihat benteng Guia termasuk kapel dan menara mercusuarnya.

Selama liburan dan melihat bangunan bersejarah di Makau, Anda juga harus memilih hotel yang nyaman untuk disinggahi seperti Holiday Inn Hotel, Beverly Plaza Hotel dan Riviera Hotel. Selamat berwisata!

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.


Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,