Ingin merasakan suasana Makau tempo dulu ? datanglah ke Coloane Village, desa yang masih menjaga keaslian bangunan masa lalu. Disini Anda akan menemui rumah-rumah tua dan lorong-lorong indah yang sederhana. Kultur masyarakat di Coloane Village juga tidak berubah dari waktu ke waktu.

Jika Anda ingin menikmati kawasan ini, mulailah dengan menyusuri halte bus di Coloane Villa Square. Tepat di sebelah alun-alun ini Anda akan menemukan Lord Stow’s Bakery yang menjadi legenda dunia kuliner di Makau. Kedai ini menyediakan Portuguese egg-tarts yang terbaik di Makau. Portuguese egg-tarts adalah kudapan legendaris kota ini. Jika Anda ingin merasakan kudapan Portuguese egg-tarts dengan lebih cozy dan gaya plus ditemani secangkir kopi, sandwich serta salad berjalanlah sekitar 1 menit menuju Lord Stows Cafe.

Dari Coloane berjalanlah ke arah Avenida de Cinco de Outubro hingga sampai ke Largo da Marques Eduardo. Dari tempat inilah Anda bisa melihat tepian laut yang indah, monumen dengan kolam teratai di tengahnya dan yang paling menarik perhatian adalah Chapel of St. Francis Xavier. Dari kapel ini berbeloklah ke kiri arah Rua do Coentano dimana ada sebuah kuil kecil yang didirikan untuk menghormati Dewi Tin Hau. Tidak hanya itu, berbeloklah ke kanan menuju Rua do Estaleiro hingga Anda bisa menemukan Kuil Tin Hau yang dibangun pada tahun 1677. Kuil ini merupakan yang tertua di Makau dan didedikasikan untuk pelindung mitologi nelayan dan pelaut, Dewi Tin Hau. Meskipun begitu, dewa lainnya juga dipuja disini. Teruslah berjalan ke selatan, Anda akan menemukan kembali kuil bernama Tam Kung. Di kuil yang terdapat dua singa batu ini dibangun pada tahun 1860an. Puas menikmati situs religi di Coloane, susurilah bagian utara kawasan ini. Kita akan melihat rumah-rumah  tradisional yang dibangun di atas air.

Yang paling menarik dari tempat ini adalah kondisi lingkungannya yang sangat bersih sehingga tak mengurangi keindahan bangunan tua dan kuno yang berjajar. Jalan-jalan didominasi dengan tegel merah dan kuning yang tersusun rapi. Beberapa jalan lainnya menggunakan tegel hitam putih yang disusun dengan membetuk ornamen gelombang. Arsitektur Cina dan Portugis masih jelas terlihat di kawasan ini. Kelebihan Coloane Village adalah banyaknya area publik yang bisa dijadikan tempat berkumpul warga setempat. Selain itu, tempat ini juga dikenal sebagai “the quiet place” membuat siapapun yang berkunjung merasa betah dan ingin berlama-lama. Penduduk di Makau juga menjadikan Coloane sebagai destinasi untuk melakukan olahraga seperti lapangan golf dan jogging atau jalan santai di sekitaran pantai. Oya, jika ingin mencicipi kuliner ala Portugis yang otentik, Anda bisa mampir ke Cacarola, O’Pescador atau Nga Tim Cafe.

Untuk mencapai tempat ini dari A-Ma Temple, Anda hanya perlu menumpang bus nomor 21, 21A dan 26. Sedangkan jika dari Largo Senado, Anda cukup naik bus nomor 21A dan 26A. Jika perjalanan diawali dari Guia Hill Park, Anda bisa menumpang cable car nomor 25. Mudah bukan? . Destinasi lain yang juga tak kalah seru dengan Coloane Village adalah Macau Fisherman’s Wharf yang merupakan taman hiburan terbesar di Makau. Beberapa hotel yang bisa Anda singgahi selama berlibur di Makau adalah Hotel Fortuna, MGM Macau, dan The Victorian Hotel.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • lorong kuno

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,