Macau Tea Culture House adalah museum pertama di Makau yang mengangkat tema tentang teh. Di Makau dan Cina pada umumnya, teh telah membentuk sebuah budaya. Bahkan teh menjadi pintu masuk untuk mempelajari budaya Cina.

Sejak abad ke-17, Makau memiliki posisi yang penting dalam kegiatan ekspor teh dari Cina ke barat. Teh kemudian menjadi kekuatan perdagangan sekaligus alat propanda Cina. Seiring makin populernya teh, budaya minum teh disebarkan ke Eropa, Amerika dan seantero dunia. Bersamaan dengan itu pula budaya minum teh membentuk budaya global yang tidak hanya menjadi milik Cina semata. Sebagai pintu untuk mengekspor teh ke luar negeri, Makau memiliki banyak warisan budaya yang berkaitan dengan teh dalam berbagai bentuk seperti puisi, gambar, restoran teh dan adat istiadat.

Gedung untuk Macau Tea Culture House awalnya menjadi bagian dari Lou Lim Leoc Garden. Bangunan ini kemudian dirancang ulang oleh arsitek terkenal Carlos Alberto dos Santos Marreiros berdasarkan pada gaya arsitektur barat. Seperti yang bisa kita lihat sekarang, gedung ini lebih bergaya Portugis namun dihiasi dengan atap genteng khas Cina. Gedung Macau Tea Culture dan Lou Lim Leoc Garden bersama-sama membentuk gambaran peran historis Cina sebagai tempat pertemuan dan peleburan budaya antara Cina dan barat.

Macau Tea Culture House ini mulai dibuka untuk umum pada 1 Juni 2005 dan dikelola oleh Macao Civic and Municipal Affairs Bureau. Berada di Avenida do Conselheiro Ferreira de Almeida, museum ini seringkali mengadakan pameran serta kegiatan yang berhubungan dengan budaya minum teh. Semua ini untuk menunjukkan budaya teh di Makau dan memberikan wawasan serta mempromosikannya ke seluruh dunia. Disini kita bisa melihat variasi peninggalan dalam seni pembuatan teh seperti cangkir teh, rumah teh, teko dan lain-lain. Kita juga akan mendapat deskripsi rinci tentang praktik membuat dan minum teh. Ritual minum teh dan jenis-jenis teh dari seluruh dunia juga akan dijelaskan. Bahkan, kita bisa mencicipi teh dalam berbagai jenis jamuan acara dengan aroma, warna dan bentuk yang berbeda.

Jika tertarik dengan apa saja yang berhubungan dengan teh, Anda bisa datang ke Macau Tea Culture House setiap hari Selasa hingga Minggu pukul 9 pagi hingga 7 malam tanpa dipungut biaya alias gratis. Destinasi menarik lainnya yang dekat dengan kawasan ini adalah Ruins of St. Paul Church dan Museum da Macau. Beberapa hotel yang tersebar di sekitar Macau Tea Culture House adalah Hotel Guia, Grand Hyatt Macau Hotel dan Sintra Hotel.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.


Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , ,