Museum selalu identik dengan interior yang kuno dan barang-barang yang berdebu. Namun tidak dengan Wine & Grand Prix Museum yang terletak di pusat turisme di Rua Luis Gonzaga Gomes. Makau Grand Prix Museum berisi koleksi-koleksi barang yang berkaitan dengan seri grand prix di seluruh dunia termasuk foto, video, artikel, catatan juara dan beberapa item berharga lainnya. Dibangun pada tahun 1933, museum ini pada awalnya digunakan untuk mengenang 40 tahun Grand Prix Racing di Makau.

Di museum ini kita dapat melihat lebih dari 20 mobil dan motor formula yang dikendarai oleh pembalap-pembalap terkenal di eranya seperti Eduarfo de Carvalho, Michael Schumacher dan David Coulthard. Yang paling menarik perhatian adalah mobil formula one yang pernah dikendarai oleh mendiang Aryton Senna. Pembalap legendaris ini berakhir hidupnya akibat kecelakaan di Sirkuit San Marino pada tahun 1994.

Selain itu perangkat museum seperti proyektor dan peralatan audiovisual dapat membantu pengunjung untuk lebih memahami museum terutama sejarah kompetisi balap grand prix yang legendaris itu. Beberapa lanskap indah dari GP Makau maupun negara-negara lain juga dipamerkan. Bagi yang menyukai dan ingin menjadi pembalap, museum ini akan membuat khayalan itu terpenuhi. Anda bisa naik simulator mobil balap yang memungkinkan kita seolah mengalami sendiri adrenalin balapan di race dengan trek yang menantang dan kecepatan super tinggi.

Untuk masuk ke museum ini, Anda tidak akan dipungut biaya. Grand Prix Museum buka setiap hari sejak pukul 10 pagi hingga 6 sore kecuali Selasa. Untuk sampai ke tempat ini, Anda bisa naik bus nomor 1A, 3, 3A, 10, 10A, 10B, 12, 17, 23, 28A, 28B, 28C dan 32.

Masih satu kompleks dengan Grand Prix Museum, mampirlah ke Macau Wine Museum yang diresmikan pada tanggal 25 Desember 1995. Museum ini didirikan untuk memperkenalkan perkembangan budaya pembuatan anggur kepada masyarakat luas, khususnya yang mengunjungi museum ini. Menempati areal seluas 1400 meter persegi, museum ini menampung koleksi lebih dari 1.115 merek anggur yang terdiri dari 756 anggur komersil dan 359 anggur yang menjadi koleksi para kolektor. Disini Martle merupakan wine yang paling tua karena diproduksi pada tahun 1815.

Karena museum ini didesain sebagai media pembelajaran juga, maka ada 3 bagian utama dari Macau Wine ini yaitu area yang menjelaskan tentang sejarah pembuatan anggur, area yang menjelaskan daerah-daerah penghasil anggur dan display koleksi anggur dari tahun ke tahun. Bagian demi bagian di museum ini menjelaskan secara sistematis bagaimana pembuatan wine, sejarahnya, alat yang digunakan dalam pembuatan, bagaimana cara penyajian dan perkembangan alat-alat tradisional hingga modern yang digunakan dalam memproduksi wine. Museum ini juga menyediakan sebuah bar kecil tempat untuk mencicipi wine yang sudah tersedia dalam gelas berukuran kecil. Pengunjung akan merasakan sensasi minum wine berkelas. Wine Museum beroperasi setiap hari dari jam 10 hingga jam 6 sore, kecuali hari Selasa. Tiket masuk ke museum ini tergolong murah, hanya 15 MOP sudah termasuk kesempatan mencicipi wine.

Museum lain yang juga menarik untuk dikunjungi adalah Museum de Macau dan Museum of Science yang memadukan unsur wisata dan pendidikan. Jangan lupa untuk menyempatkan datang ke reruntuhan geraja St. Paul yang memesona. Beberapa hotel di Makau yang bisa Anda singgahi adalah East Asia Hotel, Wynn Macau Hotel dan Hotel Guia. Selamat berwisata sambil belajar!

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.


Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,