Sudah jauh – jauh dari Indonesia berwisata ke Shanghai tapi masih mencari makanan yang biasa saja ? Sekali waktu cobalah kuliner ekstrim ini, lebah madu !

Lebah madu adalah makanan tradisional dari propinsi Yunnan.  Masyarakat mencarinya hingga ke gunung di malam hari untuk mendapatkan sarangnya. Olahannya yang paling disuka adalah lebah madu yang digoreng dalam minyak panas dan hanya dibumbui oleh garam dan lada. Walaupun hanya diberi bumbu sederhana, namun rasa lebah madu goreng ini lezat, karena ada rasa manis gurih yang  alami.

Hampir semua orang tahu bahwa madu adalah sumber makanan penting bagi tubuh manusia, tetapi sedikit sekali manusia yang menyadari sifat-sifat luar biasa dari penghasilnya, yaitu lebah madu.

Sebagaimana kita ketahui, sumber makanan lebah adalah nektar, yang tidak dijumpai pada musim dingin. Oleh karena itulah, lebah mencampur nektar yang mereka kumpulkan pada musim panas dengan cairan khusus yang dikeluarkan tubuh mereka. Campuran ini menghasilkan zat bergizi yang baru yaitu madu,kemudian para lebah menyimpannya untuk musim dingin mendatang.

Lebah memproduksi madu bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan juga untuk manusia. Sebagaimana makhluk lain di alam, lebah juga mengabdikan diri untuk melayani manusia, sama seperti ayam yang bertelur setidaknya sebutir setiap hari kendatipun tidak membutuhkannya dan sapi yang memproduksi susu jauh melebihi kebutuhan anak-anaknya.

Lebah madu adalah insekta sosial yang hidup dalam suatu keluarga besar yakni koloni. Setiap sarang dihuni oleh satu koloni. Koloni lebah mempunyai sifat poli-morfisme dimana setiap anggota koloni mempunyai keunikan anatomis, fisiologi dan fungsi biologis yang berbeda satu golongan dari yang lainnya. Dalam satu koloni lebah madu terdapat hanya satu ekor ratu, beberapa puluh sampai ratusan lebah jantan (drones), belasan ribu lebah pekerja (worker-bees) ditambah anggota lainnya seperti telur, larva dan pupa.

Pembudidayaan lebah madu yang kini populer berasal dari kawasan Laut Tengah (Afrika Utara, Eropa selatan dan Asia Kecil) yang selanjut menyebar ke seluruh wilayah dunia. Bangsa Mesir Kuno membuat corong dari tanah liat sebagai sarang lebah, kemudian dari keranjang anyaman. Di Afrika lebah madu dipelihara dalam bongkahan kayu berbentuk silinder dan sarang tersebut digantung di pohon. Bangsa Rusia sebagai pengembang lebah madu secara modern, malahan disebut sebagai daerah lahan madu. Rusia mulai mengembangkan peternakan madu sejak abad ke 10 hingga kini secara besar-besaran. Mereka yang menemukan sarang lebah madu yang bisa dipindah-pindahkan, teknik tersebut diperkenalkan oleh Peter Prokovich (1775-1850).

Tidak hanya di Afrika, Eropa dan Cina, Indonesia pun juga telah mengembangkan pembudidayaan lebah madu, seperti di Subang, Bekasi, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Garut, Bandung, Cianjur dan Sukabumi.

Bagi Anda yang penasaran dengan lebah madu di Cina, dapat mencoba berbagai olahan makanan dari hewan penyengat ini di propinsi Yunnan, Shanghai. Selain lebah madu, makanan aneh lainnya yang terdapat di Shanghai adalah sup darah ayam dan ekor babi. Bagi Anda yang beragama muslim adapula restoran halal di Shanghai yang dapat dikunjungi.

Hotel di daerah Yunnan, Huangpu adalah New Harbour Service Apartments, Hotel Yun’s Paradise atau New Century Service Apartment South Bund.

Lokasi Propinsi Yunnan View Larger Map

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • gambar lebah madu dari yunnan

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , ,